EMAS YANG MEMBELI KESEHATAN TIDAK PERNAH DAPAT MEMBELI YANG SAKIT HABISKAN
Showing posts with label KESEHATAN. Show all posts
Showing posts with label KESEHATAN. Show all posts

Monday, May 2, 2016

TIPS TERAPI AIR PUTIH

Terapi air putih merupakan terapi yang sudah lama dikenal. Beberapa bangsa pun mengadopsinya dan menerepkannya untuk mengatasi berbagai penyakit. Terapi air putih harus dilakukan dengan cara yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan tubuh, bukan dengan cara meminum air sebanyak - banyaknya tanpa diagnosis. Terapi air putih juga tidak bisa dilakukan sembarangan. Ini adalah upaya agar terapi air putih yang dilakukan tidak sia - sia, membuat tubuh kekurangan natrium, serta memperberat kerja ginjal karena terapi air putih yang tidak tepat. Terapi air putih memiliki metode dan aturan tersendiri. Khasiatnya diharapkan mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Prinsip umum terapi air putih adalah sebagai berikut: 
1. Sebelum melakukan terapi air putih, usahakan agar air yang Anda konsumsi adalah air yang benar-benar berkualitas 
2. Berdoalah sebelum mengonsumsi air putih. Selanjutnya, bersyukurlah karena Tuhan telah memberikan anugerah kesehatan yang tidak terkira. Minumlah air putih dengan pelan dan tidak tergesa-gesa. Setiap tegukan niatkan untuk menyembuhkan penyakit yang diderita. Ini adalah prinsip agar air yang dikonsumsi berkhasiat lewat perubahan molekul-molekul airnya. Molekul air yang baik mengandung hado melalui doa yang dipanjatkan kepada Tuhan. Jika seorang muslim, ada tuntunan untuk membacakan doa-doa yang menyembuhkan, misalnya doa yang dicontohkan oleh Rasullah saw.
3. Minumlah air putih dalam keadaan duduk, bukan dengan berdiri sebab saat duduk, air putih akan dikonsumsi oleh sfringer. sfringer adalah struktur moskuler yang memiliki kemampuan untuk membuka dan menutup sehingga air kemih bisa lewat. Air yang Anda minum tadi selanjutnya akan disalurkan lewat pos-pos penyaringan yang terdapat dalam ginjal. Namun, jika Anda minum dengan berdiri, air yang Anda konsumsi akan masuk dan langsung menuju kandung kemih tanpa diaring lagi. Jika air masuk tanpa disaring, dapat terjadi pengendapan pada saluran uretra. Kristal inilah yang nantinya akan membentuk batu ginjal.
4. Untuk memulai terapi air putih, Anda tidak harus mengonsumsinya langsung dalam jumlah yang banyak karena ini malah akan membebani ginjal Anda. Anda harus mulai meningkatkan asupan air putih sedikit demi sedikit. Pada tahap awal, cbalah untuk mengnsumsi air putih sebanyak dua gelas besar pada pagi hari atau 0,5 liter air. Ini dilakukan sebelum Anda menggosok gigi. Mengapa? Meminum air putih memang sebaiknya dilakukan sebelum Anda menggosok gigi karena ludah yang ada dimulut dan telah mengendap semalaman enzim-enzim serta antibiotik alami yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Pada zaman dahulu, ludah bangun tidur ini digunakan untuk mengobati mata yang sakit.
5. Mengonsumsi dua gelas air saat bangun tidur sangat dianjurkan. Jika sudah terbiasa, biasakanlah pula untuk meminum segelas air sebelum makan dan dua gelas sesudahnya. Dalam sehari, total air putih yang Anda minum harus lebih dari 1,5 atau 2 liter air, bergantung kepada berat badan dan kondisi lingkungan Anda. Jika kondisi lingkungan Anda panas, 2 liter adalah takaran yang minimal. jika Anda sudah terbiasa, tingkatkan asupan air putih secara bertahap. bisa Anda tambah segelas besar tiap satu minggu hingga Anda merasa lebih baik dan lebih segar.
6. Terapi air putih juga harus dibarengi dengan asupan garam laut lebih banyak dari biasanya. Untuk setiap liter air yang diminum, konsumsilah garam laut sebanyak 1/4 sendok teh. Hal yang perlu Anda perhatikan adalah bahwa garam yang Anda konsumsi adalah garam murni, bukan garam beryodium yang halus. Garam laut yang murni masih memiliki kandungan alami dari laut, kaya akan mineral dan zat-zat lainnya.
7. Pada pagi hari setelah Anda mengonsumsi beberapa gelas air dan garam laut, istirahatkan perut Anda selama 45 menit. Hal ini adalah upaya agar air putih yang Anda minum dapat dengan mudah membersihkan usus halus yang panjangnya sekira 8 meter. Setalah 45 menit, kemungkinan pembersihan tersebut sudah selesai. Usus pun siap untuk mencerna makanan pagi Anda.
8. Selalulah berdoa setelah meminum air putih agar tubuh Anda merespons air putih tersebut dengan baik. Da juga sebuah sugesti dan getaran yang dapat meningkatkan psikis Anda menjadi lebih baik lagi. Doa akan membuat hado dalam air menjadi semakin baik dan dapat menunjang kesehatan.
9. Cobalah untuk menghindari minuman berakhol dan minuman yang memiliki kadar cafein tinggi. Ubah pola hidup Anda menjadi lebih sehat. Makanlah makanan yang alami dan mengandung banyak biji-bijian serta sayuran.
10. Gunakanlah air matang dan bersih. Bila perlu, gunakan air yang telah disaring. Bisa juga Anda menggunakan air mineral yang dijual secara bebas. Namun, pastikan bahwa air mineral tersebut sudah dipercaya.
11. Bagi Anda yang telah memiliki usia senja dan sakit, kemungkinan untuk dapat mengonsumsi dua gelas air putih pada pagi hari mungkin cukup berat. Maka, lakukanlah terapi dengan perlahan-lahan sampai Anda merasa lebih baik.
12. Bagi penderiyta radang persendian, meningkatkan asupan air putih sangatlah diperlukan. Minumlah air putih dengan terautr dan tingkatkanlah setiap hari. Jangan lupa untuk mendampinginnya dengan garam laut sesuai takaran.
13. Bagi pasien yang kesulitan untuk meninggalkan tempat tidur, usahakanlah agar dapat minum di atas ranjang. Lakukan pemijatan ringan agar air yang diminum dapat dengan baik dicerna oleh usus halus.
14. Apabila Anda mengonsumsi air putih dari air leding, biasakanlah untuk mengendapkannya semalaman.
15. Tips diatas dapat digunakan untuk semua penyakit.
  

Jika Anda merasa kesulitan untuk meminum air putih lebih banyak, ada beberapa tips untuk keberhasilan terapi air putih ini, yaitu sebagai berikut:
1. Cobalah untuk membiasakan mengonsumsi air putih sebelum dan sesudah beraktivitas, misalnya saat bangun dari tidur, berangkat kerja, dan bepergian.
2. Apabila sedang bekerja, sediakanlah air putih sebagai pengganti kopi atau teh di meja kerja. Agar bersemangat dalam melakukan terapi, sebaiknya gunakan gelas atau tempat air yang menarik.
3. Jangan lupa untuk menyeimbangkan natrium dalam asupan harian.
4. Jika terlanjur mengonsumsi funk food (sebaiknya dihindari saja), sediakan air putih sebelum dan sesudah Anda mengonsumsinya.
5. Setiap kali buang air kecil, segeralah untuk mengonsumsi segelas air putih sehingga cairan dalam tubuh akan segera terisi kembali.
6. Apabila berniat mengonsumsi soda (sebaiknya sesekali saja), sebelum mengonsumsinya, sebaiknya meminum dua hingga empat gelas air putih. Biasanya, keinginan untuk mengonsumsi soda akan berkurang setelah Anda meminum air putih.
7. Reaksi air putih ini biasanya adalah sering buang air kecil, bisa sampai tiga kali dalam satu jam. Namun, ini adalah reaksi yang wajar. Selanjutnya, hal ini akan berkurang dengan sendirinya. Anda bisa juga menjadi diare. Namun, hal ini tidak akan lama. Lanjutkan saja terapi ini. Ini adalah sinyal bahwa tubuh sedang melakukan detoksifikasi dan penyesuaian.

TIPS UNTUK MENJAGA KECANTIKAN DENGAN RAMUAN


Kecantikan menjadi dambaan setiap wanita, sehingga banyak para wanita berlomba - lomba mempercantik dirinya melewati beberapa cara diantaranya perasi plasitk, sulam bibir, sulam alis, dan lain sebagainya agar bisa tampil sempurna dan terlihat menawan. Oleh karena itu artikel kali ini akan membahas tips untuk menjaga kecantikan dengan ramuan yang pastinya dengan harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan melakukan usaha - usaha seperti yang telah disebutkan diatas.
Beberapa diantaranya sebagai berikut:
A. Melangsingkan tubuh

1. Ramuan pertama
Bahan:
Dua jari temu giring, dua jari kunyit, dua jari kencur, satu jari temulawak, sepuluh butir bunga cengkih kering, satu sendok teh adas, dua batang kayu manis, jeruk nipis, madu dan gula aren secukupnya.
Cara Membuat:
Kupas semua bahan dan cuci hingga bersih lalu temulawak, temu giring, kunyit dan kencur ditumbuk, tetapi jangan terlalu halus. Semua bahan dicampurkan menjadi satu dan tambahkan dua gelas air, lalu rebus sampai airnya tersisa satu gelas dan disaring. Air hasil saringannya ditambah dengan perasan jeruk nipis, madu, dan gula aren secukupnya.
Cara Pemakaian:
Ramuan ini diminum sekali sehari sebanyak seperempat gelas, pada sore hari.

2. Ramuan kedua
Bahan:
Setengah bagian kulit delima putih, satu butir majakan, sepuluh butir bunga cengkih, sepuluh butir kemukus, satu buah cabe jawa, satu sendok teh adas, dua batang kayu manis, dua jari kunyit, dua kencur dan dua jari temulawak.
Cara Membuat:
Kunyit, kencur dan temulawak ditumbuk, tetapi jangan terlalu halus. Kemudian campurkan dengan bahan-bahan lain dan tambahkan dua gelas air. Rebus dan biarkan hingga air tersisa satu gelas, lalu saring. Sebelum diminum, air hasil saringan ditambahkan gula aren, madu dan perasan air jeruk nipis secukupnya.
Cara Pemakaian:
Ramuan ini diminum satu kali sehari sebanyak seperempat gelas
 
B. Menghilangkan Bau Badan


Bahan:
Satu jari temu giring, satu jari kunyit dan satu genggam daun beluntas.
Cara Membuat:
Temu giring dan kunyit dikupas, lalu dicuci hingga bersih. Tumbuk semua bahan tadi, lalu peras dan saring airnya.
Cara Pemakaian:
Ramuan ini diminum dua kali sehari sebanyak empat sendok makan sekali minum.

C. Menghitamkan rambut dan alis


1. Ramuan pertama
Bahan:
Biji pepaya yang sudah tua.
Cara Membuat dan Memakai:
Sangrai (goreng tanpa minyak) beberapa butir biji pepaya sampai kering. Tumbuk hingga halus. Ketika akan dipergunakan, beri sedikit air, lalu oleskan ke rambut sambil dipijit-pijit. Biarkan sampai kering, lalu keramas dan bilas hingga bersih. Gunakan ramuan ini setiap hari sampai rambut kembali hitam dan bercahaya. Biji pepaya bisa digunakan untuk menghitamkan rambut karena mengandung glucoside cacirin.

2. Ramuan kedua
Bahan:
Tiga butir biji kemiri
Cara Membuat dan Memakai:
Sangrai (goreng tanpa minyak) biji kemiri sampai hitam. Kemudian tumbuk sampai halus. Beri sedikit air dan leskan ke alis. Jika ada sisa ramuan, simpan untuk dipakai keesokan harinya. Lakukan cara ini setiap hari sampai alis menjadi hitam dan tebal.

D. Menyuburkan rambut

1. Ramuan pertama
Bahan:
Lidah buaya
Cara Membuat dan Memakai
Lidah buaya dicuci hingga bersih kemudian belah dan ambil lendirnya. Gosokkan lendir lidah buaya tadi secara merata di kulit kepala sambil dipijit - pijit. Diamkan selama 15 menit. Setelah itu, cuci rambut dengan shampo hingga bersih. Ulangi cara ini seminggu tiga sekali. Niscaya rambut akan tumbuh subur dan sehat. Lidah buaya mengandung tonik yang berguna untuk menyuburkan dan memberi nutrisi pada akar rambut.

2. Ramuan kedua
Bahan:
Bonggol pohon pisang
Cara Membuat dan Memakai:
Tebang pohon pisang lalu lubangi bonggolnya. Biarkan selama satu malam hingga terkumpul sejumlah air di lubang bonggol tersebut. Gunakan air tersebut untuk keramas sambil dipijat - pijat. Rambut tidak perlu lagi dicuci dengan shampo, tetapi cukup dibilas dengan air hingga bersih. Lakukan cara ini tiga kali seminggu.

E. Mengatasi bau mulut


Bahan:
Daun beluntas, daun kunyit muda, dan daun kemangi.
Cara Memakai:
Ketiga bahan tersebut digunakan sebagai lalapan. Disaranakan untuk mengonsumsinya setiap hari.

F. Menghaluskan kulit


Bahan:
Tiga jari temu giring, tiga jari rimpang kunyit, dua sendok makan bubuk krangeyan (lempaung), satu butir atal dan satu sendok.
Cara Membuat dan Memakai: 
Membuat mangir, caranya temu giring dan kunyit dikupas lalu dicuci hingga bersih. Campurkan dua sendk makan bubuk krangeyan dan beras. Tumbuk campuran tadi sampai halus. Padatkan ramuan tadi dengan mencampur satu butir atal. Setelah padat, ramuan bisa digunakan sebagai mangir. Biarkan hingga kering, lalu disiram dengan air hangat. Untuk memperleh hasil yang maksimal, lakukan secara rutin dua kali seminggu.

G. Merawat wajah


1. Kuntum bunga mawar
Mawar berfungsi untuk membersihkan kulit wajah dari kotoran - kotoran yang menempel. Caranya kumpulkan sepuluh kuntum bunga mawar, kemudian remas-remas. Air hasil remasannya diambil dan digunakan untuk membersihkan kulit wajah. 

2. Tomat
Tomat digunakan dalam keadaan segar atau dijadikan bedak tomat. Pengunaan yang teratur dapat menyegarkan kulit wajah, membuat kulit wajah dalam keadaan istirahat sehingga otot-tot wajah mengendr, dan wajah terlihat muda.

TIPS JUMLAH SUPLEMEN YANG BOLEH DIKONSUMSI



Seiring dengan meningkatnya aktivitas sehari-hari, keluhan lelah, letih, lesu dan lemas biasanya mengganggu produktivitas. Sudah menjadi kebiasaan orang mengonsumsi suplemen untuk mengatasinya, namun penggunaan suplemen yang tidak terkontrol, akan membuat rasa khawatir bagi sebagian orang yang biasa menggunakannya. Suplemen makanan, khususnya herbal seperti obat kimia juga punya manfaat dan efek samping. Kita harus hati-hati dalam mengonsumsinya.
Dibawah ini ada enam langkah keamanan bagi pengguna suplemen, yaitu:
1. Teliti sebelum membeli.
2. Pilih suplemen dengan reputasi dan merek yang sudah terjamin kualitasnya.
3. Periksa dengan seksama merek dan perizinan untuk dijual di Indonesia.
4. Minum sesuai dengan anjuran.
5. Monitor reaksi.
6. Istirahat sejenak.
7. Hindari risiko.

Keterangan:
> Minum sesuai dengan anjuran.
Seperti halnya obat-obatan konvensional, suplemen punya konsekuensi serius jika dikonsumsi secara tidak sesuai aturan. Mulai mengonsumsi suplemen dengan dosis paling rendah dari dosis yang dianjurkan dalam interval/rentang waktu tertentu. 
> Monitor reaksi.
Jika reaksi negatif, artinya suplemen tidak menimbulkan reaksi sama sekali. Hentikan mengonsumsinya. Juga hentikan konsumsi jika herbal itu sama sekali tidak memberi efek yang diinginkan. Perlu diketahui bahwa beberapa jenis herbal butuh waktu kira-kira sebulan atau lebih untuk bisa memberikan efek yang diinginkan. 
> Istirahat sejenak.
Dokter akan menganjurkan istirahat minum obat untuk penyakit tertentu, seperti sakit kepala persisten, eksim, atau depresi ringan. Hentikan pemakaian suplemen sementara untuk melihat apakah kondisi tubuh membaik. Jika penyakit kambuh, Anda mungkin membutuhkan suplemen dalam jangka panjang untuk menjaga kesehatan.
> Hindari risiko.
Jika gejala penyakit serius, jangan obati dengan suplemen. Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Tanyakan pada dokter mengenai interaksi yang mungkin terjadi antara suplemen dan obat yang sedang Anda minum.

Jumlah suplemen yang boleh dikonsumsi untuk:
1. Seorang wanita


Mulai usia 20 tahun, manusia secara bertahap kehilangan massa tulang. Pada wanita, proses ini bertambah cepat setelah menopause. Untuk memperlambat proses kehilangan massa tulang. Minumlah suplemen kalsium. Direkpmendasikan : 1.200 - 2.500 mg perhari.

2. Pria diatas 50 tahun

Masalah yang sering dialami pria usia ini adalah pembesaran prostat. Ini bisa mengganggu kelancaran buang air kecil. Pertimbangkan untuk mengonsumsi saw palmetto yang bermanfaat meringankan inflamasi (peradangan) dan mempengaruhi kadar hormone yang terkait dengan prostat. Direkomendasikan : 160 mg, dua kali sehari.

3. Vegetarian
Vegetarian ketat yang menghindari semua makanan hewani dapat memperoleh gizi seimbang dari bermacam - macam buah, sayur, dan biji-bijian. Namun ada satu gizi yang tak bisa dipenuhi, yaitu vitamin B12 yang ditemukan pada daging, telur, ikan, dan produk susu. Oleh karena itu, dibutuhkan suplemen vitamin B12. Direkomendasikan : 100 mcg perhari.

4. Olahragawan

Melakukan olahraga yang intensif dan lama bisa merusak serat otot. Aktivitas olahraga terlalu keras juga tak baik terutama untuk orang yang sudah berusia lanjut. Suplemen magnesium, baik untuk otot olahragawan. Direkomendasikan : 200 mg perhari.

5. Sedang berdiet

Diet menurunkan berat badan, selain dapat memicu rasa lapar, juga dapat mengakibatkan kadar gula darah naik-turun, kromium bermanfaat membantu tubuh memproses lemak dan mencegah perubahan gula darah secara drastis. Direkomendasikan : 200 mg, dua kali sehari.

6. Perokok

Zat gizi dari suplemen tidak membantu mengurangi risiko penyakit jantung, paru-paru, dan kanker karena merokok. Namun, vitamin tioksidan, antara lain teh hijau, dapat memerangi sejumlah efek buruk merokok. Direkomendasikan 250 mg vitamin antioksidan, dua kali sehari.

7. Pengguna alkohol

Konsumsi alkohol secara berlebihan merampas sejumlah nutrisi penting dalam tubuh. Kelebihan konsumsi minuman berakohol dapat meningkatkan risiko penyakit hati dan sejumlah masalah kesehatan lain. Cara terbaik menjaga kesehatan adalah mengurangi konsumsi minuman berakohol dan menambah asupan vitamin C. Direkomendasikan : 1000 mg perhari.

Itulah beberapa tips yang bisa diambil manfaatnya oleh para pembaca, semoga artikel ini dapat membantu Anda.

Sunday, May 1, 2016

TIPS PENGOBATAN JERAWAT


Jerawat
Jerawat (acne vulgaris) sering terjadi pada remaja karena pada saat itu produksi kelenjar minyak meningkat akibat pengaruh hormon androgen. Peningkatan kelenjar minyak yang berlebihan akan menyumbat selubung (folikel) rambut sehingga muncul bintil-bintil di permukaan kulit (komedo) yang kemudian berubah menjadi jerawat. Jerawat merupakan benjolan mirip bisul kecil di kulit yang berisi lemak. Jika terjadi peradangan, jerawat bisa mengeras dan membentuk kista sehingga sulit sembuh. Jerawat biasanya menyerang mereka yang berusia 14 - 20 tahun. Gejala yang sering muncul terkena jerawat sebagai berikut:
> Di bagian kulit, khususnya kulit wajah muncul benjolan (mirip bisul kesil) yang terkadang ujungnya berwarna kuning dan berisi nanah.
> Benjolan itu terkadang menyebabkan rasa nyeri atau sedikit gatal.
Beberapa cara untuk mengobati jerawat sebagai berikut:
1. Ramuan Pertama

Bahan:
Dua puluh kuntum bunga melati, dua jari asam jawa, dua sendok makan sari jeruk nipis dan belerang sebesar kelereng.
Cara Membuat:
Bunga melati dan asam jawa dicuci bersih lalu campurkan semua bahan tadi dengan belerang, lalu tumbuk hingga halus. Tambahkan dua sendok makan sari jeruk nipis kemudian campur ramuan ini sampai rata.
Cara Pemakaian:
Oleskan di wajah atau bagian tubuh lain yang berjerawat pada pagi dan malam hari sebelum tidur.

2. Ramuan Kedua


Bahan:
Lima buah belimbing wuluh dan air garam secukupnya.
Cara Membuat:
Belimbing wuluh dicuci bersih, lalu ditumbuk halus kemudian campurkan air garam secukupnya. Lalu diremas - remas.
Cara Pemakaian:
Oleskan pada bagian kulit wajah yang mengalami jerawat, dua kali sehari, pagi dan malam hari sebelum tidur.

3. Ramuan Ketiga


Bahan:
Satu ons tepung bers, satu buah biji pinang dibuat bubuk, tiga ruas temu giring, satu genggam daun kemuning, satu ons bengkuang, tiga buah mahkota dewa, dan tiga ruas kunyit putih.
Cara Membuat:
Langkah awal yang dilakukan adalah membuat tepung beras, dengan cara merendam beras di dalam air selama dua minggu. Air rendaman harus diganti setiap hari. Setelah dua minggu tiriskan, lalu ditumbuk sampai menjadi tepung. Bahan lain, kecuali bengkuang dan buah mahkota dewa, dibuat menjadi bubuk atau tepung. Siapkan air rebusan mahkota dewa lalu campurkan tepung beras dengan air rebusan mahkota dewa, tepung biji pinang, tepung temu giring, tepung daun kemuning, tepung kunyit putih dan air bengkuang. Campuran tersebut diaduk hingga merata, kemudian diangin-anginkan hingga mengering di depan kipas dan harus dibalik - balikkan.
Cara Pemakaian:
Bedak dingin tadi dicampurkan dengan air mawar secukupnya kemudian oleskan seperti memakai masker ke seluruh wajah.

4. Ramuan Keempat


Bahan:
Buah mahkota dewa yang masih hijau.
Cara Membuat dan Memakai:
Buah mahkota dewa yang masih hijau dicuci hingga bersih, lalu diparut. Hasil parutannya dapat langsung ditempelkan di wajah yang sedang mengalami jerawat.

TIPS MENGOBATI LUKA BAKAR, BISUL DAN KUDIS


Luka Bakar
Luka bakar disebabkan kontak dengan air panas, api ataupun listrik.


Penanganan untuk luka bakar ada beberapa cara, sebagai berikut:

1. Ramuan Pertama


Bahan:
Satu buah pepaya muda, kapur sirih dan minyak kelapa.
Cara Membuat dan Memakai:
Iris dan ambil getah pepaya muda. Campurkan getah tadi dengan sirih dan minyak kelapa secukupnya. Oleskan di bagian tubuh yang terkena luka bakar, dua kali sehari.

2. Ramuan Kedua


Bahan:
Tujuh lembar daun tapak dara dan seperempat genggam beras putih.
Cara mebuat dan Memakai:
Kedua bahan tersebut ditumbuk sampai halus secara bersama - sama. Tambahkan sedikit air. Tempelkan ramuan ini di bagian kulit yang terluka bakar. Jika perlu, balut dengan kain kasa yang steril. Ramuan dan perban diganti dua kali sehari.

3. Ramuan Ketiga


Bahan:
Tiga biji mahkota dewa yang sudah dikeringkan, dua ratus mililiter minyak kelapa hijau, satu sendok teh bubuk daun sambiloto, satu sendok teh bubuk umbi daun dewa dan minyak cengkih.
Cara Membuat dan Memakai:
Biji mahkota dewa yang telah dikeringkan disangrai sampai gosong, lalu ditumbuk hingga halus. Kemudian campurkan dengan minyak kelapa hijau, minyak cengkih, bubuk sambiloto, bubuk umbi daun dewa. Minyak yang berwarna hijau kecokelatan ini dapat dioleskan di bagian tubuh yang luka.

Bisul
Bisul terjadi karena infeksi akibat basil staphylococ. Basil masuk ke dalam kulit melalui kelenjar minyak, kelenjar keringat, dan kantung rambut. Infeksi yang ditimbulkan mengakibatkan radang yang berisi nanah. Nanah ini berasal dari basil-basil yang mati akibat perlawanan sel-sel darah putih dalam tubuh. Gejala penyakit bisul sebagai berikut:


1. Muncul bintik seperti jerawat atau benjol-benjol kecil yang semakin membesar dan melebar, akibatnya kulit terlihat membengkak keras dan agak kemerah-merahan.
2. Bintik atau benjol itu terasa sakit.
Cara untuk mengbati bisul sebagai berikut:
1. Ramuan Pertama


Bahan:
Tiga jari asam jawa, satu jari rimpang temulawak, tiga butir biji kasturi dan dua jari gula aren.
Cara Membuat:
Semua bahan digiling atau ditumbuk halus. Rebus dengan tiga gelas air bersih hingga tersisa tiga perempat. Setelah dingin, air rebusannya disaring.
Cara Pemakaian:
Diminum dua kali sehari, dengan dosis setengah gelas setiap kali minum.

2. Ramuan Kedua


Bahan:
Lima lembar daun sirih.
Cara Membuat dan Memakai:
Daun sirih dicuci bersih, lalu digiling halus. Daun sirih yang sudah halus dioleskan di sekeliling kulit yang mengalami bisul. Supaya tidak berceceran, sebaiknya dibalut. Lakukan satu atau dua kali pengolesan dalam sehari.

Kudis
Gejala penyakit kudis (scabies) diawali dengan munculnya rasa gatal di kulit. Kudis merupakan penyakit yang menyerang lapisan tanduk kulit dan disebabkan oleh kutu kudis (Sarcuptes scabei) yang menularkan penyakit secara langsung melalui kontak dengan penderita. Kudis lebih sering menyerang pada orang-orang yang kurang memperhatikan kebersihan.
Cara mengobati kudis beberapa diantaranya sebagai berikut:


1. Ramuan Pertama


Bahan:
Seperempat genggam daun sendok dan satu genggam daun sambiloto.
Cara Membuat:
Semua bahan dicuci hingga bersih, lalu direbus dengan 500 ml air hingga tersisa 250 ml.
Cara Pemakaian:
Diminum dua kali sehari sebanyak setengah gelas setiap kali minum.

2. Ramuan Kedua


Bahan:
Satu genggam daun legundi.
Cara Membuat:
Daun legundi dicuci bersih, lalu direbus dengan satu setengah gelas air, biarkan sampai airnya tertinggal setengah gelas. Setelah matang, angkat. Biarkan selama semalam.
Cara Memakai:
Ramuan diminum dua kali sehari dengan dosis dua sendok makan sekali minum.

3. Ramuan Ketiga


Bahan:
Satu genggam daun beluntas dan lima lembar daun ketepeng cina.
Cara Membuat dan Memakai:
Semua bahan dicuci bersih, lalu diremas - remas dan dicampur dengan minyak kelapa secukupnya. Oleskan di bagan yang sakit.

4. Ramuan Keempat


Bahan:
Satu biji buah pinang, satu sendok makan minyak kelapa, dan satu sendok teh minyak nyamplung.
Cara Membuat dan Memakai:
Buah pinang ditumbuk sampai halus, lalu camprkan dengan satu sendok makan minyak kelapa dan satu sendok teh minyak nyamplung, lalu diremas - remas, setelah itu oleskan dibagian kulit yang terserang kudis.

5. Ramuan Kelima


Bahan:
Tiga jari kulit pohon kenanga, satu sendok makan minyak kelapa dan satu sendok teh minyak kayu putih.
Cara Membuat dan Memakai:
Kulit pohon kenanga ditumbuk sampai halus, kemudian campurkan dengan satu sendok makan minyak kelapa dan satu sendok teh minyak kayu putih, lalu diremas - remas. Oleskan di bagian kulit yang terserang kudis.

TIPS MENGOBATI PANU, KUTU AIR, DAN KETOMBE





Panu

Panu disebabkan oleh infeksi akibat jamur. Penyakit ini banyak dijumpai di daerah yang beriklim tropis dan derah yang lembab. Akibat panu, muncul bercak - bercak pada kulit yang berwarna pucat dan bersisik ketika digaruk. Penyakit ini mudah menular dan rasa gatal bertambah jika penderita berkeringat. Panu tidak berbahaya tapi bisa menganggu penampilan seseorang. Beberapa cara untuk mengobati panu sebagai berikut:


1. Ramuan Pertama



Bahan:

Satu jari jahe dan sepuluh ekor semut hitam.

Cara Membuat:

Jahe dicuci hingga bersih lalu diparut. Masukkan semut hitam ke dalam parutan jahe, kemudian diremas-remas hingga rata.

Cara Pemakaian:

Oleskan campuran kedua bahan tersebut di bagian kulit yang terkena panu. Supaya hasilnya maksimal, lakukan tiga kali sehari.


2. Ramuan Kedua



Bahan:
Satu ibu jari rimpang lengkuas.
Cara Membuat dan Memakai:
Rimpang lengkuas dicuci, lalu diparut dan diperas airnya. Gosokkan air perasan tadi di bagian kulit yang terkena panu. Selain diparut, rimpang bisa dipotong atau dipatahkan kemudian digunakan untuk menggosok panu. Supaya tidak terluka, gosokkan secara perlahan. Lakukan tiga kali sehari sampai panu benar-benar sembuh.

3. Ramuan Ketiga





Bahan:
Setengah genggam daun ketepeng kebo dan dua siung bawang putih.
Cara Membuatn dan Memakai:
Kedua bahan tersebut dicuci dan dilumatkan. Oleskan ramuan di bagian kulit yang terkena panu. Oleskan tiga kali sehari.

4. Ramuan Keempat




Bahan: 
Dua sendok makan belerang, satu sendok makan garam, dan air jeruk nipis secukupnya.
Cara Membuat:
Belerang dihaluskan, lalu campurkan dengan garam dan air jeruk nipis secukupnya. Aduk hingga bahan tercampur merata.
Cara Pemakaian:
Ramuan tadi digosokkan di bagian kulit yang terkena panu, tiga kali sehari.

5. Ramuan Kelima




Bahan:
Sepuluh biji belimbing wuluh dan kapur sirih.
Cara Membuat dan Memakai:
Biji belimbing wuluh dicuci bersih, lalu digiling halus. Tambahkan kapur sirih sebesar biji asam, aduk dan gosokkan di bagian kulit yang terserang panu.

Kutu Air
Sebenarnya penyebab penyakit ini adalah jamur yang menyelinap di bagian lipatan tubuh, seperti lipatan tangan, kaki atau paha. Gejala umum terjadi jika terkena serangan kutu air sebagai berikut:
1. Terdapat luka di bagian lipatan kulit.
2. Terasa gatal.
3. Luka akibat digaruk akan menyebabkan peradangan dan pembengkakan di sekitar bagian yang sakit.
Ramuan
Bahan:



Getah pepaya muda dan daging lidah buaya.

Cara Membuat:

Kedua bahan tersebut dicampurkan dan diaduk secara merata.

Cara Pemakaian:

Oleskan ramuan tersebut di bagian kulit yang sakit. Lakukan pengobatan dua kali sehari.



Ketombe
Ketombe termasuk gangguan ringan pada kulit kepala. Penyebabnya adalah kulit kepala kurang bersih sehingga menjadi lembap. Akibatnya, kulit menjadi media potensial untuk berkembangnya jamur atau kuman.
Beberapa ramuan dibawah ini dapat mengobati masalah tersebut, diantaranya:

1. Ramuan Pertama


Bahan:


Seratus mililiter santan tua, seratus mililiter air jeruk purut dan seratus mililiter sari buah nanas.

Cara Membuat dan Memakai:

Semua bahan dicampur dan dipakai sampai merata. Campuran bahan tersebut digunakan untuk membasahi kulit kepala setelah keramas sambil dipijit - pijit. Lakukan secara rutin dua kali sehari sampai gangguan ketombe benar - benar hilang.

2. Ramuan Kedua






Bahan:

Dua batang lidah buaya.

Cara Membuat dan Memakai:

Lidah buaya diiris atau dibelah hingga lendirnya keluar. Oleskan lendir tersebut di kulit kepala sambil dipijat-pijat. Lakukan secara rutin dua kali sehari.

3. Ramuan Ketiga



Bahan:
Merang secukupnya.
Cara Membuat dan Memakai:
Merang dibakar, kemudian abunya digunakan untuk keramas. Lakukan dua kali sehari sampai ketombe benar-benar hilang.

Saturday, April 30, 2016

KHASIAT EKSTRAK DAUN PEPAYA

Daun pepaya gantung dikenal dapat digunakan untuk pengobatan berbagai penyakit. Ekstrak daun ini dapat diperoleh dengan cara menumbuk atau memblender daun yang masih banyak menggandung air. Tumbukan daun tersebut kemudian diperas. Air hasil perasan itulah yang selanjutnya diminum. Berikut beberapa contoh ramuan pengobatan untuk beberapa jenis penyakit:
Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)
Ambil lima lembar daun pepaya, rebus dengan satu liter air hingga bersisa tiga perempatnya. Dinginkan sebelum diseduh. Jika perlu, tambahkan gula merah atau madu agar lebih manis sebelum diminum layaknya minuman jahe hangat atau teh manis.
Demam Berdarah
Campur lima lembar daun pepaya, temulawak, dan meniran secukupnya dengan seliter air dan gula merah. Rebus hingga air bersisa tinggal setengahnya, untuk kemudian didinginkan sebelum siap disajikan dan diminum.
Nyeri Perut Saat Haid 
Ambil satu lembar daun pepaya, buah asam, dan garam secukupnya. Rebus dengan empat gelas air hingga bersisa setengahnya. Kemudian, dinginkan dan minum dua kali sehari masing - masing satu gelas.

Keputihan
Ambil satu lembar daun pepaya, satu potong akar rumput alang - alang dan adas pulosari secukupnya. Daun pepaya dicincang halus, cuci bersih akar alang - alang. Kemudian rebus dengan empat gelas air hingga tinggal setengahnya. Kemudian, dinginkan dan minum dua gelas sehari, masing - masing satu gelas.
Batu Ginjal
Ramuan untuk pengobatan batu ginjal untuk pengobatan selama tiga hari dengan resep sebagai berikut:
1. Hari pertama : 3 lembar daun pepaya yang masih segar direbus dengan air secukupnya (sebaiknya tidak lebih dari lima gelas agar cepat mendidih sekaligus menghindari daun pepaya menjadi lembek). Air rebusan daun pepaya tersebut diminum satu gelas sekaligus.
2. Hari kedua : 5 lembar daun pepaya yang masih segar direbus dengan air secukupnya. Air rebusannya diminum satu gelas sekaligus. 
3. Hari ketiga : 7 lembar daun pepaya yang masih segar direbus dengan air secukupnya. Air rebusannya diminum satu gelas sekaligus. Untuk menghilangkan rasa, sebaiknya minum air buah kelapa hijau.
Perhatian : bagi pengidap hipertensi, tidak dianjurkan untuk mencoba resep ini.

MANFAAT HERBAL PENCEGAH KANKER

Kanker merupakan penyakit mematikan. Karena belum ada obat-obatannya, hal penting untuk dilakukan adalah mencegahnya. Selain pola hidup sehat, mengonsumsi sayuran, buah, dan herbal yang kaya akan antioksidan alami merupakan langkah tepat. Faktor risiko terjadinya kanker adalah keturunan, makanan, dan gaya hidup, seperti kurang olah raga, diet berlebihan, paparan toksin (peptisida, logam berat, dan formalin), serta merokok. Kebiasaan merokok mengakibatkan 30 persen kematian karena kanker di Amerika Serikat.
Adapun alasan penggunaan herbal oleh penderita kanker adalah sebagai bentuk alternatif, komplementer, dan upaya penyelamatan terakhir. Sekaligus meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi efek samping atau komplikasi dari penyakit dan pengobatannya, serta meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh. Senyawa antioksidan alami yang paling kuat dari herbal adalah tokoferol dan flavonoid. Alfatokoferol adalah salah satu dari delapan bentuk vitamin E yang merupakan antioksidan larut lemak yang umum dikenal. Terakhir diketahui bahwa alfatokoferol terbukti pula berperan sebagai prooksidan, penyandi sel, dan pengaturan gen sehingga terungkap pula fungsinya dalam pencegahan dan pengobatan penyakit jantung, kanker, dan Alzheimer.
Secara umum, asupan alfatokoferol dapat diperoleh dari berbagai sayuran dan buah-buahan yang sehari-hari kita konsumsi. Kandungannya sangat bervariasi, yakni antara 0,00 - 2,7 mg/100 gram untuk buah dan 0,03 - 2,0 mg/100 gram untuk sayuran. Satu lagi, flavonoid merupakan senyawa dari golongan polifenol yang banyak terdapat dalam tanaman. Fungsinya sebagai antioksidan yang kuat sudah banyak diketahui sehingga sangat baik untuk pencegahan kanker. Fungsi - fungsi lain dari flavonoid, tidak saja untuk pencegahan, tetapi juga untuk pengobatan kanker.
Mekanisme kerja flavonoid adalahy inaktivasi, antiproliferasi, penghambat siklus sel, induksi apoptosis dan diferensiasi, inhabisi angiogenesis, dan pembalikan resistensi multi obat, atau kombinasi dari keseluruhannya.Asupan flavonoid yang lebih tinggi dapat diperoleh dari tanaman obat yang memiliki kandungan total fenolik berkisar 0,19 - 50,2 g/100 gram atau rata-rata sekitar enam kali lipat kandungan total fenolik buah dan sayuran. Kandungan flavonoid tinggi dapat diperoleh dari beberapa tanaman obat yang sudah kita kenal, seperti teh, jeruk nipis, akasia, pisang, daun pegagan, lidah buaya, delima, krisantenum, klembak dan secang.
Lidah Buaya 

Lidah buaya dan pegangan adalah dua jenis tanaman yang sudah dikenal luas sebagai herbal yang sering dibuat sebagai ramuan andalan untuk memerangi atau mencegah terjadinya kanker. Bersifat dingin dan berkhasiat sebagai penurun kadar gula, pengontrol tekanan darah, antibiotik, dan analgesik (pereda sakit). Zat aloin yang terdapat dalam lidah buaya berfungsi sebagai pencahar. Penggunaan lidah buaya lebih ditekankan sebagai immunotherapy dengan menstimulasi kekebalan tubuh terhadap serangan kanker yang ditunjang oleh khasiatnya sebagai anti-inflamasi (anti radang). Fungsi ini berkaitan dengan senyawa polisakarida yang terkandung dalam gel daunnya. Lidah buaya memiliki khasiat sebagai anti kanker dan anti tumor.
Cara Mengolah
Bahan:
Satu buah pelepah lidah buaya yang sudah tua berukuran sedang, dibuang durinya, tetapi jangan dibuang kulitnya.
Cara Pembuatannya
Potong-potong dan rebus pelepah lidah buaya dengan tiga gelas air. Biarkan air rebusan berkurang. Setelah itu, minumlah sisa air air rebusan lidah buaya tersebut tiga kali sehari. Setiap kali hendak minum, sebaiknya membuat kembali rebusan baru.
Pegagan

Herbal ini berasa manis dan bersifat sejuk. Tumbuhan ini berkhasiat tonik, antitoksik, antiremik, penghenti perdarahan (hemostatis), peluruh kencing (diuretik ringan), pembersih darah, pereda demam (anti piretik), penenang (sedatif), mempercepat penyembuhan luka, dan melebarkan pembuluh darah tepi (vasodilator perifer). Senyawa yang terkandung adalah glikosida triterpenoida atau yang disebut dengan asiaticoside yang berkhasiat sebagai obat anti kanker, penyembuhan luka dan radang tenggorokan.
Cara Mengolah
Bahan:
Daun pegagan segar dan air putih.
Cara Membuat
Rebus 30 - 60 gram pegagan segar dalam tiga gelas air. Setelah mendidih, dinginkan, saring, lalu airnya diminum sehari tiga kali, masing - masing 1/2 gelas.
Cara Lain
Cuci satu genggam pegagan segar, giling sampai halus. Tambahkan air gula batu secukupnya, lalu peras dan saring. Minum air perasan sekaligus. Lakukan tiga kali sehari.
Demikian beberapa penjelasan tentang pembuatan ramuan Lidah Buaya dan Pegagan.

Labels